Jenis Status Sosial dan Contohnya, Simak Yuk!
Dasar dari status sosial ini merujuk pada usia, jenis kelamin, ras, kasta, golongan hingga keluarga. Oleh sebab itu, karakteristik dari ascribed status tidak dapat dimodifikasi secara individual.
Mereka ditentukan kurang lebih sesuai dengan situasi budaya, yang pada awalnya tidak dapat dipengaruhi, misalnya, posisi anak laki-laki atau perempuan, atau posisi dalam keluarga, ditentukan oleh jenis kelamin dan usia. Demikian pula, status diberikan kepada orang kulit hitam atau Harijan.
Aksi Sosial Kajol Ganjar, Komunitas Ojol Air Mancur Kemayoran Punya Basecamp Lebih Layak
Sebagai contoh dalam masyarakat yang menganut sistem patriarki, anak laki-laki akan lebih dihormati dibandingkan anak perempuan. Hal ini juga terjadi di masyarakat Hindu di India yang menganggap kasta Brahmana lebih tinggi dibandingkan dengan kasta-kasta lainnya.
Achieved status adalah status sosial di mana individu dapat memperolehnya dari upaya, kemampuan, dan kapasitas pribadinya. Oleh sebab itu, status ini didasarkan pada kemampuan pribadi, pendidikan, hingga kekayaan yang diperoleh.
Jelang Pemilu 2024, Menag Ajak Umat Muslim Pelihara Kerukunan Sosial
Status ini akan diperoleh oleh kemampuan, kinerja, dan mungkin nasib baik atau buruk seseorang. Karenanya, seseorang yang ingin mencapai status itu akan memilih tidak hanya tentang pekerjaan, tetapi juga tentang teman, pasangan, tempat tinggal, sekolah, perguruan tinggi dan organisasi (klub minat), dan lain sebagainya.
Dengan demikian, akan terjadi perubahan status yang terkendali sesuai dengan perwujudan bakat dan usaha individu. Maka tak mengherankan jika masyarakat berbondong-bondong memperoleh status tersebut, bahkan dengan cara yang tidak dibenarkan, seperti merampok agar menjadi kaya.
Sebagai contoh, seorang anak petani yang menyelesaikan gelar sarjana teknik telah memperoleh status yang sosial tersebut. Contoh lainnya adalah saat seseorang mendapatkan profesi sebagai hakim, maka status yang diperoleh tergolong sebagai achieved status.
Penjelasan mengenai jenis status sosial dan contohnya sudah cukup jelas bukan? Semoga bermanfaat.
Editor: Komaruddin Bagja