Jalur Lingkar Gentong Minim Lampu Penerangan, Jadi Tantangan Buat Pemudik
TASIKMALAYA, iNews.id - Lampu penerangan di Jalur Lingkar Gentong, Tasikmalaya, belum sepenuhnya maksimal. Padahal, karakteristik jalur Gentong yang berkelok tajam dan curam tanjakan serta turunan menjadi tantangan bagi para pemudik, ditambah dengan minimnya penerangan.
Di jalur satu arah setelah melewati Letter U Gentong, sedikitnya terdapat 15 lampu jalan. Akan tetapi, hanya empat yang menyala. Dari pantauan di lokasi pada menjelang arus puncak mudik, didapati penerangan jalan bersumber dominan dari lampu-lampu milik lapak jualan di sepanjang Lingkar Gentong.
Wartawan iNews.id pada Rabu (18/3/2026) malam hari menjajal bagaimana mengendarai kendaraan roda dua di jalan yang minim penerangan ini. Sejauh mata memandang, hanya gelap yang bisa disaksikan, jika tanpa lampu penerangan kendaraan dan lampu-lampu dari lapak.
Laju gas tidak bisa sembarangan karena jika salah perhitungan, maka kendaraan bisa bablas ke marka pembatas yang tidak ada penanda berkilau atau mata kucing.
Arus Mudik di Lingkar Gentong Terus Meningkat Tajam, Waspada Titik Rawan Macet
Melewati Letter U Gentong dan memasuki jalur dua arah, lampu penerangan juga masih terpantau minim menyala. Di jalur dua arah ini terasa krusial lantaran penglihatan yang tidak optimal karena minim penerangan, dapat berakibat fatal. Sebab, ada kendaraan dari arah berlawanan, mulai bus sampai truk.