Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Istana Buka Suara soal Isu Purbaya Mundur dari Menkeu
Advertisement . Scroll to see content

Isu Reshuffle Kabinet, Ini Nama yang Disebut-sebut Jadi Menteri Baru Jokowi

Senin, 21 Desember 2020 - 13:19:00 WIB
Isu Reshuffle Kabinet, Ini Nama yang Disebut-sebut Jadi Menteri Baru Jokowi
Presiden Jokowi. (Foto: Dok)
Advertisement . Scroll to see content

3. Tri Rismaharini

Tri Rismaharini atau yang akrab disapa Risma sudah ramai dikabarkan akan menjabat Menteri Sosial menggantikan Juliari P. Batubara, tersangka korupsi bantuan sosial (bansos). Risma sendiri saat ini menjabat Wali Kota Surabaya dalam periode kedua,

Dirinya telah menjadi Wali Kota Surabaya mulai dari 2010- 2015 dan menjabat kembali pada 2016-2021. Kader PDI Perjuangan yang dikenal sederhana namun tegas itu merupakan wanita pertama yang menjabat Wali Kota Surabaya sepanjang sejarah. Wanita kelahiran Kediri 59 tahun silam itu kerap terlibat langsung dalam penataan Kota Surabaya.

Mulai dari menindak berbagai pelanggaran hingga ikut menyapu sampah di jalanan. Seperti pada 2014 silam, saat salah satu perusahaan es krim mengadakan acara bagi-bagi es krim gratis kepada masyarakat yang akhirnya merusak keindahan Taman Bungkul Surabaya, Risma marah besar dan ikut menata taman itu kembali.

4. Muhammad Lutfi

Muhammad Lutfi tengah difavoritkan menjadi Menteri Perdagangan menggantikan Agus Suparmanto. Lutfi merupakan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, sejak September 2020. Pria 51 tahun asal Jakarta dan keturunan Minangkabau itu bukanlah orang baru di Kementerian Perdagangan.

Lutfi sebelumnya telah menjabat sebagai Mendag pada Februari-Oktober 2014, dalam Kabinet Indonesia Bersatu II era Presiden SBY. Sebelumnya, dia pernah menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada 2005-2009, lalu menjadi Duta Besar Indonesia untuk Jepang pada 2010-2013 hingga akhirnya menjabat Mendag.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut