Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Istana: Indonesia akan Kirim 8.000 Prajurit TNI untuk Misi Perdamaian di Gaza
Advertisement . Scroll to see content

Istana Buka Suara usai Joni Pemanjat Tiang Bendera Tak Lolos Seleksi TNI Tagih Janji Presiden Jokowi

Selasa, 06 Agustus 2024 - 17:18:00 WIB
Istana Buka Suara usai Joni Pemanjat Tiang Bendera Tak Lolos Seleksi TNI Tagih Janji Presiden Jokowi
Yohanes Ande Kala (19) alias Joni menunjukkan piagam penghargaan dari Panglima TNI. (Foto: iNews/Stevanus Dile Payong)
Advertisement . Scroll to see content

Selain itu, Joni juga menyampaikan cita-citanya untuk menjadi tentara, yang langsung mendapat dukungan dari Jokowi. 

"Pengen jadi tentara? Ya sudah nanti langsung daftar ke Panglima, langsung diterima kamu, sudah ya," kata Jokowi saat itu.

Enam tahun berlalu, Joni yang telah lulus SMA akhirnya mencoba mendaftar sebagai prajurit TNI. Namun, sayangnya, Joni tidak lolos seleksi. Joni diketahui berangkat ke Kota Kupang untuk mengikuti seleksi penerimaan Bintara TNI AD Tahun 2024, tetapi gagal pada tahap validasi awal karena tinggi badannya tidak memenuhi syarat minimum. 

"Selamat malam kakak, saya gagal di awal validasi. Saya tidak lulus saat validasi awal," ujar Joni.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut