Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cerita Kalis Mardiasih di Creatorverse, Ungkap Tantangan Jadi Kreator Konten Isu Perempuan
Advertisement . Scroll to see content

IPK Bukan Segalanya, Vina Muliana Bongkar Cara HR Menilai Kandidat Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 - 18:35:00 WIB
IPK Bukan Segalanya, Vina Muliana Bongkar Cara HR Menilai Kandidat Kerja
Konten kreator Vina Muliana mengatakan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) kini bukan lagi faktor utama dalam menentukan kelayakan seorang kandidat di dunia kerja. (Foto: Mei Sada)
Advertisement . Scroll to see content

“Kalau saya lihat IPK bagus, misalnya di atas 3,5, itu biasanya menunjukkan dia punya manajemen waktu yang baik dan mampu memahami materi,” katanya.

Meski begitu, dia menekankan bahwa angka IPK tidak cukup untuk merepresentasikan kualitas kandidat secara keseluruhan. Oleh karena itu, proses wawancara menjadi momen penting bagi HR untuk menggali lebih dalam potensi yang dimiliki pelamar.

“Saya akan tanya, ‘Selama kuliah ngapain saja?’ Karena IPK itu datangnya dari mana, itu yang penting,” ucapnya.

Lebih lanjut, Vina menyoroti kemungkinan bahwa IPK tinggi bisa saja hanya mencerminkan fokus pada akademik tanpa diimbangi pengembangan keterampilan lain. Kondisi ini dinilai menjadi perhatian bagi perusahaan dalam mencari talenta yang lebih adaptif.

Karena itu, perusahaan saat ini cenderung mencari kandidat dengan keseimbangan antara prestasi akademik, pengalaman, serta kemampuan interpersonal. Pendekatan ini dianggap lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja yang dinamis dan menuntut berbagai kompetensi.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut