IPEKA IICS Angkat Isu Rasisme hingga Mempertahankan Nilai Budaya di MUN 2025
Anika menambahkan, tema utama konferensi MUN kali ini adalah “Jalinan Masa Lalu Kita: Melestarikan Budaya dan Memberdayakan Komunitas Marjinal", dengan harapannya adalah agar generasi muda kini bisa menghargai dan menjaga budaya, baik secara lokal maupun global serta memberdayakan komunitas yang terpinggirkan.
Lebih lanjut, Anika menambahkan bahwa MUN mengangkat isu-isu seperti rasisme, diskriminasi gender, dan mempertahankan nilai-nilai budaya.
“Jadi banyak sekali isu-isu yang sebenarnya kita bisa melihat seperti rasisme dan juga yang lain-lain seperti diskriminasi terhadap wanita dan lain-lain yang bisa kami cari solusi dan jalan tengahnya sehingga dunia kita tinggal sekarang itu juga bisa saling berdamai dengan sesama yang lain dan juga untuk mempertahankan budaya baik di antara Indonesia maupun secara global gitu,” ucapnya.
Berawal dari konferensi kecil yang melibatkan sekolah-sekolah cabang IPEKA, Anika mengatakan MUN tahun ini telah berkembang menjadi acara besar yang pesertanya lebih dari 50 sekolah.
“Jadi tahun lalu, kita mengambil langkah kecil sebuah langkah permulaan yaitu kami mengundang sekolah-sekolah dari cabang IPEKA lainnya dan kami mengundang untuk konferensi kecil sebelum kami juga meningkatkan untuk konferensi ini dan Puji Tuhan kami bisa mengundang 50 sekolah lebih dan di seluruh Jakarta dan Indonesia ya mungkin,” tuturnya.