Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Purbaya Sebut Hambatan Investasi Rp525 Triliun Berhasil Diurai Berkat Hal Ini
Advertisement . Scroll to see content

Investor China Keluhkan Hambatan Investasi ke Prabowo, Purbaya Jelaskan Hal Ini

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:10:00 WIB
Investor China Keluhkan Hambatan Investasi ke Prabowo, Purbaya Jelaskan Hal Ini
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa buka suara usai investor China keluhkan hambatan investasi ke Presiden Prabowo Subianto. (Foto: iNews.id/Anggie)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons keluhan Kamar Dagang (Kadin) China kepada Presiden Prabowo Subianto terkait atas hambatan investasi di Indonesia.

Salah satu poin utama yang disoroti investor adalah kewajiban penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam (SDA) di bank BUMN, yang dianggap membebani likuiditas perusahaan.

Purbaya menilai keluhan tersebut perlu diletakkan secara proporsional. Ia menegaskan kebijakan nasional tetap memprioritaskan kepentingan dalam negeri tanpa mengabaikan kondusivitas iklim investasi bagi mitra asing.

"Tapi nanti tentunya kita sesuaikan dengan kebutuhan kita kan. Kalau DHE SDA itu kemungkinan kita nggak apa-apa kalau nggak salah," ujar Purbaya saat ditemui di Lobi Kemenkeu, Selasa (11/5/2026).

Purbaya menjelaskan aturan DHE SDA sejatinya telah dirancang dengan fleksibilitas tinggi. Ia mengungkapkan adanya skema pengecualian bagi perusahaan yang tidak memiliki ketergantungan pendanaan pada perbankan domestik, sehingga isu likuiditas yang dikeluhkan seharusnya bisa teratasi.

"Kalau perusahaan nanti yang nggak pinjem uang di Indonesia terbebas tuh dari DHE SDA ada pengecualian seperti itu. Jadi harusnya China nggak ada masalah," jelas Purbaya.

Terkait keberatan investor China mengenai rencana kenaikan pajak dan royalti mineral, Bendahara Negara ini bersikap tegas. Purbaya menekankan mineral adalah aset strategis milik bangsa, sehingga penyesuaian tarif merupakan hak negara untuk melindungi kepentingannya, meski saat ini hal tersebut masih dalam tahap perencanaan.

"Belum dikenakan kan baru rencana. Biar saja tapi kita akan mementingkan kepentingan negara kita," tegasnya.

Purbaya juga mengungkapkan bahwa diplomasi investasi antara Indonesia dan China berjalan secara dua arah. Pemerintah Indonesia pun tak ragu melontarkan kritik balik kepada pengusaha China terkait adanya temuan praktik bisnis yang tidak sesuai dengan regulasi di Indonesia.

Menurut Purbaya, pihak China telah berjanji untuk memberikan peringatan kepada para pelaku usaha mereka yang bermasalah.

"Saya udah komplain ke mereka banyak pengusaha China di sini yang juga melakukan bisnis nggak legal, saya minta dia perbaiki waktu itu, dia janji akan memperingati mereka. Jadi itu dua arah sebetulnya, nggak ada masalah," kata Purbaya

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut