Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Realisasi Investasi RI Kuartal I 2026 Tembus Rp498 Triliun, Serap 706.000 Tenaga Kerja
Advertisement . Scroll to see content

Investasi Sektor Hilirisasi Tembus Rp147,5 Triliun di Kuartal I 2026, Naik 8,2 Persen

Kamis, 23 April 2026 - 12:08:00 WIB
Investasi Sektor Hilirisasi Tembus Rp147,5 Triliun di Kuartal I 2026, Naik 8,2 Persen
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani. (Foto: tangkapan layar)
Advertisement . Scroll to see content

Dia menjelaskan, sektor mineral mendominasi capaian investasi dengan total Rp98,3 triliun, dipimpin oleh nikel Rp41,5 triliun, tembaga Rp 20,7 triliun, dan besi baja Rp17,0 triliun. Sektor perkebunan dan kehutanan menyumbang Rp29,8 triliun, didominasi kelapa sawit. Sementara minyak dan gas bumi berkontribusi Rp17,7 triliun, serta perikanan dan kelautan Rp1,7 triliun.

Adapun berdasarkan daerah atau lokasi investasi masih di dominasi di luar pulau Jawa. Secara rinci, provinsi Sulawesi Tengah menjadi lokasi hilirisasi terbesar dengan Rp24,1 triliun, disusul Maluku Utara, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, dan Kepulauan Riau.

"Untuk realisasi investasi di sektor hilirisasi, Singapura, Hongkong (RRT), dan R.R. Tiongkok mendominasi sebagai negara asal FDI di sektor hilirisasi," tuturnya.

Sebagai informasi, pada kuartal I tahun 2026 (Januari–Maret), Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM mencatat realisasi investasi sebesar Rp498,8 triliun, setara dengan 24,4 persen dari target tahunan 2026 sebesar Rp2.041,3 triliun. 

Angka ini tumbuh 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year) dari Rp465,2 triliun, dan naik tipis 41,5 persen secara kuartalan (quarter-on-quarter) dari Rp496,9 triliun.

Singapura menjadi negara asal investasi asing terbesar dengan 4,6 miliar dolar AS, jauh melampaui negara lainnya. Di belakangnya terdapat Hongkong (China) dengan 2,7 miliar dolar AS, China 2,2 miliar dolar AS, Amerika Serikat 1,3 miliar dolar AS, dan Jepang 1,0 miliar dolar AS.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut