Inilah Hal yang Terjadi jika Uni Soviet Bersatu Kembali Membentuk Negara
Dalam segi politik, kemungkinan besar Partai Komunis Uni Soviet akan menjadi satu-satunya partai politik yang sah di dalam negeri. Kembali terbentuknya Uni Soviet juga digadang-gadang sebagai momen kebangkitan dari ideologi komunis.
Bahkan diduga hal ini juga akan mempengaruhi negara-negara yang berdekatan dengan Uni Soviet bagian timur, seperti Cekoslavia, Bulgaria, dan Rumania yang tergabung dalam blok barat.
Jika menilik ke belakang, Uni Soviet dulunya merupakan sebuah negara adidaya, baik dari segi politik, ekonomi, hingga militernya. Negara ini merupakan pesaing ketat Amerika Serikat sejak dahulu.
Tak hanya dari segi luas wilayah, perekonomian Uni Soviet juga akan menjadi salah satu terbesar di dunia. Dengan jumlah populasi sekitar 300 juta jiwa dengan pendapatan per tahun sebesar USD2.034 triliun, maka Uni Soviet akan menempati urutan kedelapan sebagai negara dengan terbesar di dunia.
Tak hanya itu, Uni Soviet juga akan menjadi negara penghasil minyak terbesar di dunia
Jika penyatuan Uni Soviet benar terjadi, maka negara ini akan mendapat sokongan dana militer sebesar USD 80,4 miliar, menjadikannya anggaran terbesar keempat di dunia.
Kemudian jumlah keseluruhan personel prajurit yang mereka miliki mencapai 32 juta orang. Yang lebih mengerikannya lagi adalah Uni Soviet akan memiliki nuklir terbesar di dunia, yakni 7.300 warheads dibandingkan dengan milik AS yang mencapai 6.970 warhead.
Dengan demikian, kebangkitan Uni Soviet tentu saja akan menandingi NATO yang beranggotakan Amerika Serikat dan para sekutunya.
Hal ini kemungkinan akan menjadi penyebab untuk kembali terjadinya perang dingin yang bisa berakibat secara global.
Editor: Komaruddin Bagja