Indonesia Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim, Kalahkan UEA!
Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan bahwa berbagai program penguatan wisata halal yang dijalankan pemerintah dan pelaku industri mulai membuahkan hasil nyata. Indonesia dinilai semakin siap memenuhi kebutuhan wisatawan Muslim dari berbagai negara.
Penilaian GMTI mencakup berbagai aspek penting, mulai dari kemudahan akses tempat ibadah, ketersediaan makanan halal, fasilitas pendukung di bandara, hingga akomodasi yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan Muslim.
Selain faktor layanan, kekayaan budaya Nusantara dan jejak warisan Islam yang tersebar di berbagai daerah juga menjadi nilai tambah yang membuat Indonesia semakin diminati wisatawan mancanegara.
Dalam daftar GMTI 2026, Qatar menempati posisi kelima dengan skor 76. Sementara Uni Emirat Arab justru mengalami penurunan empat peringkat ke posisi keenam dengan skor 75. Bahrain menjadi negara dengan lonjakan terbesar setelah naik lima tingkat ke posisi ketujuh.
Sekretaris Kementerian Pariwisata Bayu Aji menegaskan capaian tersebut memperlihatkan semakin kuatnya daya saing Indonesia di pasar wisata halal global yang terus berkembang setiap tahun.