Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Pacitan Magnitudo 6,4 Tewaskan 1 Warga, Sejumlah Rumah Rusak
Advertisement . Scroll to see content

Indonesia Ajak Negara di Dunia Perkuat Sistem Peringatan Dini Multi-Bencana

Jumat, 17 Mei 2019 - 08:25:00 WIB
Indonesia Ajak Negara di Dunia Perkuat Sistem Peringatan Dini Multi-Bencana
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyerukan kepada negara-negara di dunia untuk memperkuat Sistem Peringatan Dini Multi-Bencana. (Foto: iNews.id/dok).
Advertisement . Scroll to see content

“Cincin Api Pasifik adalah zona berbentuk tapal kuda dan menjadi sabuk gempa paling aktif di Dunia. Bukan hanya Indonesia, negara lain, seperti Jepang, Taiwan, dan Selandia Baru pun masuk dalam cincin api pasfik tersebut,” ujar mantan rektor UGM ini.

Ledakan populasi yang semakin meningkat, kata Dwikorita, mengakibatkan tingginya kerentanan terhadap bencana hidrometeorologi, iklim ekstrim, bahkan gempa bumi dan tsunami.

Untuk pengurangan dampak risiko bencana, kearifan lokal dan aspek sosial sangat dibutuhkan dalam menjaga efektivitas dan keberhasilan sistem peringatan multi-bencana, tersebut.

Menurutnya, pada saat ini belum terbukti adanya teknologi yang mampu memberikan peringatan dini dalam waktu kurang dari 3 menit setelah gempa terjadi, sebagaimana dibutuhkan untuk kejadian tsunami di Palu. Waktu datangnya Tsunami Palu kurang lebih 2 menit setelah terjadi gempa, sebelum peringatan dini diberikan pada menit ke 5.

”Dengan berbagai keterbatasan yang masih ada, kearifan lokal dan teknologi sederhana yang lebih mudah dipahami dan dioperasikan oleh masyarakat lokal tetap harus diterapkan atau diintegrasikan dalam sistem peringatan dini berbasis teknologi maju,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut