Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KPK Tangkap 17 Orang saat OTT di Jakarta Barat, Termasuk Eks Plt Dirjen Imigrasi
Advertisement . Scroll to see content

Imigrasi Ungkap Identitas WNA yang Diduga Intel Asing di Perbatasan Indonesia

Sabtu, 23 Juli 2022 - 04:29:00 WIB
 Imigrasi Ungkap Identitas WNA yang Diduga Intel Asing di Perbatasan Indonesia
Marinir TNI AL tangkap enam orang diduga intelijen asing. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kemenkumham mengungkap identitas Warga Negara Asing (WNA) yang sempat diamankan Satuan Tugas (Satgas) Marinir Ambalat XXVIII TNI AL BKO Guspurla Koarmada II. Warga asing itu diamankan di perbatasan Indonesia - Malaysia, tepatnya di Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, pada Rabu, 20 Juli 2022. 

Satgas Marinir Ambalat total mengamankan enam orang. Adapun, tiga dari enam orang yang diamankan merupakan warga asing. Mereka yang diamankan yakni tiga Warga Negara Indonesia (WNI), Elwin (23); Thomas Randi Rau (40); dan Yosafat Bin Yusuf (40). Sedangkan tiga WNA yakni, Leo Bin Simon (40); Ho Jin Kiat (40); dan Bai Jidong (45).

Mereka sempat dicurigai sebagai intelijen asing karena mengambil foto pos penjagaan militer, patok perbatasan, hingga pelabuhan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) tanpa izin dan secara sembunyi-sembunyi. Setelah diperiksa dokumen keimigrasiannya, para warga asing tersebut memiliki identitas sebagai pekerja perusahaan konstruksi untuk pembangunan jembatan Tawau menuju Sebatik.

"Mereka juga mengakui bahwa tujuan kedatangan saat ini ke Sebatik, Kabupaten Nunukan adalah untuk melihat kondisi geografis lokasi terdekat jembatan yang akan dibangun dari Tawau menuju Sebatik, Malaysia," kata Kepala Kantor Imigrasi Nunukan, Washington Saut Dompak Napitupulu melalui keterangan resminya, Jumat (22/7/2022).

Berdasarkan hasil pemeriksaan Imigrasi Nunukan, Yosafat Bin Yusuf tercatat sebagai pimpinan Medic City, perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi di Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia. Yosafat memiliki KTP di Kalimantan Utara. Tapi, ia juga kartu tanda pengenal di Malaysia

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut