Hari Tanpa Tembakau Sedunia 31 Mei 2026, Ahli Tegaskan Rokok Sumber Penyakit!
Pertama, merokok menjadi salah satu faktor penting dalam epidemi TBC global. Pada 2020 diperkirakan terdapat sekitar 730 ribu kasus TBC yang berkaitan dengan kebiasaan merokok.
Kedua, perokok aktif maupun perokok pasif memiliki risiko sekitar dua kali lebih besar untuk terkena TBC dibandingkan mereka yang tidak terpapar asap rokok.
Ketiga, kebiasaan merokok dapat memperlambat pemulihan pasien TBC serta menurunkan keberhasilan pengobatan. Kondisi ini juga meningkatkan risiko kekambuhan hingga kematian akibat TBC.
"Pasien TBC yang masih merokok ternyata lebih sering mengalami masalah keluhan paru-parunya walaupun sudah menyelesaikan pengobatan TBC," katanya.
Selain itu, jurnal ilmiah internasional Pathogens tahun 2024 juga menemukan bahwa perokok aktif maupun pasif merupakan faktor risiko untuk infeksi TBC, reaktivasi penyakit, perburukan kasus primer, peningkatan keparahan TBC dengan kavitas atau lubang pada paru-paru, hingga kematian akibat penyakit tersebut.