Habib Rizieq Sebut Materi Mens Rea Menista Agama, Desak Pandji Tobat dan Minta Maaf
Menurut dia, yang menjadi persoalan dalam komedi tersebut adalah membawa-bawa calon pemimpin yang rajin salat. Dia menegaskan, dalam Islam mereka yang tidak menunaikan ibadah sifatnya haram.
"Kenapa kalau umat Islam mensyaratkan pemimpin itu harus salat, saudara? Itu kan ajaran Islam. Tidak boleh kita memilih pemimpin yang tak salat, haram. Sepintar apa pun dia, sehebat apa pun dia, saudara, bergelar profesor, doktor, hebat mimpinnya, kita tahu dia tidak salat, haram. Itu ajaran Islam, jangan kau hina," ujar Rizieq.
Dia pun menyesali materi tersebut dibawakan Pandji. Sebab, dia menilai materi itu seakan mengolok-olok umat Islam.
"Kalau orang Islam wajib memiliki pemimpin yang salatnya enggak bolong, bagus tidak? Bagus tidak? Perlu tidak? Kalau orang Islam diolok-olok, dihina-hina tentang pilihannya, nggak boleh, saudara," ucapnya.
Rizieq menilai, materi Pandji soal memilih calon pemimpin yang rajin salat telah menghina Alquran.