Habib Nabiel di Cahaya Hati: Puasa Itu Menahan Diri, Bukan Hanya dari Makan dan Minum
JAKARTA, iNews.id - Pimpinan Majelis Rasulullah SAW, Habib Nabiel Al Musawa menegaskan bahwa puasa di bulan suci Ramadan tidak hanya menahan rasa lapar dan haus. Dia menyebut, puasa juga upaya untuk menahan diri dari larangan Allah Subhanahu wa ta'ala.
Hal ini disampaikan Habib Nabiel dalam tausiah di acara Cahaya Hati Cahaya Indonesia bertajuk 'Menjernihkan Hati, Menguatkan Negeri,' di Masjid Al-Azhom, Kota Tangerang, Jumat (16/2/2026) malam. Merujuk ahli bahasa, Habib Nabiel menyebut, puasa merupakan menahan diri.
"Jadi, intisari dari puasa itu menahan diri, menahan diri, menahan diri. Bukan hanya dari makan, minum, hubungan suami-istri, tapi juga menahan mata kita dari yang haram," ujar Habib Nabiel.
"Menahan telinga kita dengerin omongan yang haram. Menahan mulut kita dari ngomongin yang haram. Dan menahan hati dan juga seluruh anggota badan kita. Itu makna ruhiyah daripada puasa," tuturnya.
Warga Tangerang Antusias Saksikan Cahaya Hati, Wakil Walkot Tangerang: Semoga jadi Inspirasi
Habib Nabiel menambahkan, umat muslim yang benar menjalani ibadah puasa akan menjadi orang yang taqwa kepada Allah SWT.