Gibran Temui Pengungsi Longsor Cisarua Bandung Barat, Janji Perbaiki Rumah Warga Terdampak
Gibran menegaskan pentingnya penataan kembali lingkungan dan pengawasan alih fungsi lahan sebagai bagian dari upaya mitigasi agar bencana serupa tidak terulang di masa mendatang.
Selain itu, Gibran juga mengintruksikan agar jajaran terkait untuk memberikan prioritas terhadap kelompok rentan, seperti anak-anak hingga penyandang disabilitas. Ia juga meminta agar kebutuhan pengungsi bisa diberikan sesuai kebutuhannya.
“Saya titip warga yang ada di pengungsian ini, terutama anak-anak, ibu hamil, lansia, dan difabel agar benar-benar diprioritaskan. Pastikan makan tiga kali sehari dan obat-obatan tersedia. Tim kesehatan harus siaga 24 jam,” ujarnya.
Sebagai informasi, banjir bandang disertai tanah longsor di Bandung Barat yang terjadi pada Sabtu (24/01/2026) dini hari akibat curah hujan tinggi. Peristiwa ini mengakibatkan 11 korban jiwa, sementara 79 warga lainnya hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.
Adapun, Posko Pengungsian Balai Desa Pasirlangu, saat ini menampung 230 jiwa, yang terbagi di dua ruangan, yakni ruang aula sebanyak 90 jiwa dan GOR sebanyak 140 jiwa. Untuk mendukung kebutuhan konsumsi, Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat mendirikan dapur umum di SD Negeri 1 Pasirlangu, tidak jauh dari lokasi pengungsi.