Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Siklon Tropis Jangmi Menguat, Waspada Gelombang Tinggi di Daerah Ini
Advertisement . Scroll to see content

Gelombang Panas Landa ASEAN, Suhu Tertinggi 52 Derajat Celsius di Thailand

Senin, 06 Mei 2024 - 10:23:00 WIB
Gelombang Panas Landa ASEAN, Suhu Tertinggi 52 Derajat Celsius di Thailand
Gelombang panas atau heat wave melanda sejumlah wilayah di ASEAN. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id -Gelombang panas atau heat wave melanda sejumlah wilayah di Asia termasuk ASEAN. Tercatat suhu tertinggi mencapai 52 derajat celsius di Thailand.

Meski gelombang panas telah melanda sejumlah negara di ASEAN, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati memastikan gelombang panas tidak melanda Indonesia.

Dwikorita menegaskan cuaca panas yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini bukanlah akibat gelombang panas atau heat wave. Berdasarkan karakteristik dan indikator statistik pengamatan suhu yang dilakukan BMKG, kata dia, fenomena cuaca panas tersebut tidak dapat dikategorikan sebagai gelombang panas.

"Memang betul, saat ini gelombang panas sedang melanda berbagai negara Asia, seperti Thailand dengan suhu maksimum mencapai 52 derajat celsius. Kamboja, dengan suhu udara mencapai level tertinggi dalam 170 tahun terakhir, yaitu 43 derajat celsius pada minggu ini. Namun, khusus di Indonesia yang terjadi bukanlah gelombang panas, melainkan suhu panas seperti pada umumnya," ungkap Dwikorita di Jakarta, Senin (6/5/2024). 

Dwikorita menerangkan, kondisi maritim di sekitar Indonesia dengan laut yang hangat dan topografi pegunungan mengakibatkan naiknya gerakan udara. Sehingga dimungkinkan terjadinya penyanggaan atau buffer kenaikan temperatur secara ekstrem dengan terjadi banyak hujan yang mendinginkan permukaan secara periodik. Hal inilah yang menyebabkan tidak terjadinya gelombang panas di wilayah Kepulauan Indonesia. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut