Ganjar dan Keluarga Temui Kiai dan Ulama se-Bekasi, Komitmen untuk Sejahterakan Pesantren
Ganjar Pranowo menyambut baik aspirasi yang disampaikan para kiai dan ulama Bekasi. Harapan para pengasuh pesantren tersebut selaras dengan visi-misi pasangan Capres dan Cawapres Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Bagaimanapun, guru dan ustaz pesantren merupakan bagian dari pekerja yang sudah semestinya dilindungi oleh Sistem Jaminan Sosial.
"Jika Anda perhatikan, pada hari pertama kampanye, Ganjar-Mahfud sudah menyuarakan soal itu. Kami mulai dari Sabang dan Merauke. Saya ada di Merauke berbicara tentang kesehatan dan Pak Mahfud di Sabang mengampanyekan pendidikan, khususnya kesejahteraan guru, termasuk guru ngaji, ustaz Madrasah Diniyah. Tentu saja insan pendidik di pondok pesantren," tutur Ganjar yang disambut teriakan qobul dari para kyai dan ulama yang hadir.
Hasil pertemuan itu lantas ditindaklanjuti dengan pakta komitmen perjuangan para kyai, ulama dan Laju Indonesia bersama Pasangan capres dan cawapres Ganjar Pranowo - Mahfud MD yang diberi nama Piagam Perjuangan Nurul Huda dan ditandatangani langsung Ganjar Pranowo, Rieke Diah Pitaloka dan Pengasuh Pesantren Nurul Huda Bekasi KH Atok Romli Musthofa.
Selanjutnya di hadapan kiai, ulama, santri dan masyarakat yang hadir, Kiai Enha didapuk membacakan Komitmen Perjuangan tersebut.
Secara umum pakta itu berisi tiga komitmen perjuangan politik legislasi dan politik anggaran untuk terwujudnya pesantren vokasi atau kejuruan yang terhubung dengan dunia industri agar lulusan pesantren banyak berkiprah di industri nasional.