Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gajah Mati Tanpa Kepala dan Gading di Pelalawan Diduga Ditembak Pemburu Liar
Advertisement . Scroll to see content

Gajah Mati Tanpa Kepala dan Gading di Riau, DPR: Kejahatan Serius, Usut Tuntas!

Minggu, 08 Februari 2026 - 20:32:00 WIB
Gajah Mati Tanpa Kepala dan Gading di Riau, DPR: Kejahatan Serius, Usut Tuntas!
Petugas kepolisian melakukan olah TKP terkait temuan bangkai gajah Sumatera di Pelalawan yang ditemukan di kawasan konsesi perusahaan, Kabupaten Pelalawan, Riau. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Komisi IV DPR menyoroti insiden tewasnya seekor Gajah Sumatera tanpa kepala dan gading di kawasan hutan tanaman industri (HTI) Kabupaten Pelalawan, Riau. Aparat penegak hukum diminta untuk menindak tegas pelaku pembunuhan.

Anggota Komisi IV DPR, Daniel Johan menilai, pembunuhan terhadap gajah itu kejam. Baginya, pembunuhan itu kejahatan serius terhadap hewan yang dilindungi. Untuk itu, dia meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut.

"Kejam sekali dan tentu kita sangat prihatin dan mengecam keras peristiwa terbunuhnya gajah Sumatera di Pelalawan, Riau. Ini adalah kejahatan serius terhadap satwa dilindungi dan harus diusut tuntas sampai pelakunya ditemukan," ujar Daniel saat dihubungi, Minggu (8/2/2026).

Dia meminta aparat penegak hukum untuk menindak tegas pelaku pemburu gajah tersebut. Tidak hanya itu, aparat diminta untuk memberi sanksi berat terhadap pelaku.

"Aparat penegak hukum wajib menindak tegas sesuai peraturan perundang-undangan, dengan sanksi berat, karena perbuatan ini telah menyebabkan hilangnya nyawa satwa yang dilindungi," katanya.

Di sisi lain, Daniel menilai, tewasnya gajah ini akibat lalainya pengawasan terhadap tindak perburuan satwa. Legislator dari Fraksi PKB ini meminta, agar kejadian serupa tak terulang kembali di masa depan.

"Negara tidak boleh hanya bergerak setelah adanya kejadian. Tetapi harus lebih aktif dalam pengawasan secara berkala. Pemerintah perlu segera melipatgandakan jumlah personel Polhut dan memperkuat pengawasan intensif di kawasan konservasi maupun konsesi rawan konflik dan perburuan liar," ucapnya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut