Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rasio Utang RI Tembus 40,46 Persen dari PDB, Purbaya: Kita Masih Aman
Advertisement . Scroll to see content

Fitch Ratings Pangkas Outlook Utang RI Jadi Negatif, Soroti Kondisi Fiskal

Rabu, 04 Maret 2026 - 15:44:00 WIB
Fitch Ratings Pangkas Outlook Utang RI Jadi Negatif, Soroti Kondisi Fiskal
Uang rupiah. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings, mengubah prospek (outlook) kredit Indonesia yang sebelumnya berada di posisi stabil kini turun menjadi negatif. Di sisi lain, peringkat kredit tetap dipertahankan pada level BBB, masih investment grade atau layak investasi.

Dalam draf yang beredar luas pada Rabu (4/3/2026), Fitch menyatakan telah merevisi prospek issuer default rating (IDR) atau peringkat gagal bayar penerbit jangka panjang untuk mata uang asing milik Indonesia ke arah negatif, seraya mengukuhkan kembali posisinya di peringkat BBB.

Keputusan penyesuaian prospek ini diambil karena Fitch melihat adanya lonjakan ketidakpastian arah kebijakan. Terdapat pula kecemasan terkait menurunnya tingkat kepercayaan serta konsistensi dari kombinasi kebijakan ekonomi nasional, terutama ketika wewenang pengambilan keputusan semakin terpusat.

"Penegasan peringkat mencerminkan rekam jejak Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi, pertumbuhan jangka menengah yang menguntungkan, rasio utang pemerintah/PDB yang moderat, dan cadangan eksternal yang moderat," bunyi draf laporan Fitch.

"Kekuatan peringkat ini dibatasi oleh penerimaan pendapatan yang lemah, biaya pembayaran utang yang tinggi, dan rangkaian struktural yang tertinggal seperti indikator tata kelola dibandingkan dengan negara-negara berperingkat BBB," buyi laporan itu.

Situasi semacam ini dinilai membawa risiko pelemahan terhadap masa depan fiskal jangka menengah, merosotnya ketertarikan investor, sekaligus memberikan tekanan pada external buffers negara.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut