Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : MPR Buka Suara soal Ramai Usulan RI Keluar dari Dewan Perdamaian
Advertisement . Scroll to see content

Festival Cap Go Meh di Singkawang, MPR Komitmen Seluruh Ras Setara di Indonesia

Selasa, 03 Maret 2026 - 15:36:00 WIB
Festival Cap Go Meh di Singkawang, MPR Komitmen Seluruh Ras Setara di Indonesia
Pimpinan MPR dan sejumlah menteri kabinet menghadiri perayaan Imlek dan Festival Cap Go Meh yang digelar di Kota Singkawang, Selasa (3/3/2026) (foto: Felldy Utama)
Advertisement . Scroll to see content

SINGKAWANG, iNews.id - Pimpinan MPR menghadiri perayaan Imlek dan Festival Cap Go Meh yang digelar di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Selasa (3/3/2026). MPR mengingatkan pentingnya merawat kebhinnekaan.

Pesan Ketua MPR Ahmad Muzani ini disampaikan Wakil Ketua MPR, Bambang Wuryanto yang membuka perayaan imlek dan Festival Cap Go Meh ini.

Pria yang akrab disapa Bambang Pacul ini menegaskan, perayaan ini bukan sekadar tradisi etnis Tionghoa, juga momentum refleksi kebangsaan seluruh rakyat Indonesia. 

Dia menyebut Singkawang sebagai contoh nyata 'ruang perjumpaan"' budaya yang harmonis antara masyarakat Tionghoa, Melayu, dan Dayak sejak abad ke-18.

"Singkawang melahirkan harmoni multikultural yang kita saksikan hingga hari ini. Festival Cap Go Meh Singkawang ini bahkan telah ditetapkan sebagai salah satu agenda pariwisata nasional yang masuk dalam kalender Karisma event nusantara," kata Bambang Pacul.

Lebih lanjut, dia mengingatkan sejarah panjang kontribusi tokoh-tokoh Tionghoa seperti Liem Koen Hian dan Oei Tiong Ham dalam perjuangan kemerdekaan dan ekonomi nasional. Dia juga memberikan penghormatan khusus kepada Presiden ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang membuka jalan bagi pengakuan hari libur Imlek sebagai tonggak rekonsiliasi.

"Sebagai lembaga negara yang memiliki tugas memasangkan dan membumikan nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 45 Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika, MPR terus berkomitmen menjaga harmoni kebangsaan," ujarnya.

"MPR hadir dalam dinamika kebangsaan sebagai rumah besar dialog dalam umat merawat persatuan, menguatkan toleransi dan memastikan bahwa setiap anak bangsa tanpa menentu suku agama dan ras memiliki kedudukan setara di hadapan konstitusi," tambahnya.

Bambang Pacul datang bersama Wakil Ketua MPR lainnya, Rusdi Kirana. Selain itu, terlihat sejumlah menteri di Kabinet Merah Putih yang hadir dalam acara ini, seperti: Menko Infrastruktur dan Pembangunan kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait, hingga Ketua DPD Sultan B Najamudin.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut