Fakta tentang Sat Bravo-90, Pasukan Antiteror dari TNI AU yang Disegani Dunia
Sat Bravo-90 juga menjadi pasukan khusus pertama di Indonesia yang dapat menguasai ilmu bela diri Stema yang merupakan ciri khas dari pasukan elit Rusia.
Sebagai satuan elit, Sat Bravo-90 tentunya dibekali senjata terbaik untuk mendukung tugasnya. Beberapa senjata yang dimiliki Sat Bravo-90 diantaranya adalah senapan serbu berjenis bullpup SAR-21, Heckler & Koch MP5 PDW, senapan runduk anti material bernama PGM Hecate II, hingga SIG-Sauer SSG 3000.
Tak hanya dibekali persenjataan yang canggih dan modern, Sat Bravo-90 juga didukung kendaraan taktis untuk menunjang misi di lapangan. Beberapa diantaranya adalah Land Rover Defender MRCV, DMV-30T, hingga panser Anoa.
Sat Bravo-90 telah banyak terlibat dalam sejumlah misi penting. Diantaranya adalah pada 1999, pasukan elit ini ditugaskan mengendalikan Bandara Komoro dalam Satgas Indonesia Task Force in East Timor. Saat itu, Sat Bravo-90 menjadi pasukan terakhir yang meninggalkan Timor Leste.
Kemudian pada 1992, Sat Bravo-90 ditugaskan dalam operasi pengamanan KTT yang digelar di Jakarta. Kemudian pada 2021 lalu, Sat Bravo-90 melaksanakan evakuasi terhadap WNI yang ada di Afghanistan pasca Taliban menguasai negara tersebut.
Terbaru, pasukan ini juga diterjunkan untuk membantu evakuasi WNI yang tinggal di Ukraina.
Itulah sederet fakta tentang Sat Bravo-90, pasukan antiteror TNI AU. Dengan berbagai kehebatan tersebut, maka tak heran jika Sat Bravo-90 menjadi salah satu pasukan yang disegani oleh dunia.
Editor: Komaruddin Bagja