Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : TNI Gelar Latihan Gabungan di Karimun Jawa, Libatkan 20 Kapal Perang dan Jet Tempur F-16
Advertisement . Scroll to see content

Fakta tentang Sat Bravo-90, Pasukan Antiteror dari TNI AU yang Disegani Dunia

Senin, 27 Juni 2022 - 17:15:00 WIB
Fakta tentang Sat Bravo-90, Pasukan Antiteror dari TNI AU yang Disegani Dunia
Fakta tentang Sat Bravo-90 (Foto: Youtube Airmen TV Dispenau)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Inilah deretan fakta tentang Sat Bravo-90, pasukan antiteror TNI AU yang menarik untuk dibahas. Satuan Bravo 90 atau yang disingkat Sat Bravo-90 merupakan pasukan khusus spesialis anti teror aspek udara.

Satuan khusus ini juga sering disebut Special Forces of Indonesian Force (SFoIDAF). Untuk lebih mengenal tentang pasukan khusus ini, berikut ulasan singkat tentang fakta tentang Sat Bravo-90 yang menarik untuk diketahui.

Fakta tentang Sat Bravo-90

1. Sejarah Pembentukan 

Sat Bravo-90 lahir sekitar 1990-an. Pada awalnya Satuan Bravo-90 ini disebut Detasemen Bravo 90.Konsep pembentukan satuan elit ini merujuk pada pemikiran Jenderal Guilio Douchet, yakni bahwa lebih mudah dan efektif menghancurkan kekuatan udara lawan dengan cara menghancurkan pangkalan/instalasi serta alutsistanya di darat daripada harus bertempur di udara.

Atas pemikiran itu, Bravo-90 diarahkan menjalankan tugas intelijen untuk mendukung operasi udara, serta menetralisir potensi kekuatan udara lawan.
Saat dibentuk, pasukan ini diperkuat oleh 34 prajurit,­ 1 perwira, 3 bintara, dan 30 tamtama.

2. Pendidikan Calon Sat Bravo-90

Personel Sat Bravo-90 diambil dari prajurit para-komando terbaik. Setiap angkatan direkrut 5-10 orang. Setiap calon prajuritnya akan melalui seleksi ketat mulai dari IQ, kesamaptaan, keahlian spesialisasi militer yang dibutuhkan, serta kesehatan. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut