Fakta Jenderal Soedirman, Pahlawan dari Kampung Siti Atikoh Supriyanti Istri Ganjar Pranowo
Setelah tokoh nasional asal Purbalingga itu wafat, Presiden Soekarno memastikan bahwa sahabatnya yang berasal dari kampung yang sama dengan Siti Atikoh Supriyanti itu tetap diabadikan dalam sejarah.
Hal itu di lakukan Soekarno ketika membangun sebuah jalan besar dan penting pada tahun 1962 yang menghubungkan pusat kota dengan sebuah stadion yang saat itu merupakan salah satu stadion terbesar di dunia.
Soekarno menamai jalan tersebut "Jalan Jenderal Soedirman" sebagai penghormatan dan tanda persahabatan yang abadi antara keduanya.
Jenderal Soedirman, dikenal sebagai sosok pahlawan yang cerdas dan tumbuh jauh dari orang tua kandungnya. Ia memperoleh pendidikan dan pembinaan yang baik dari pamannya yakni, Raden Cokrosunaryo.
Kehidupan awal tokoh nasional asal Purbalingga yang unik ini dimulai, di mana ia baru mengetahui identitas asli orang tuanya setelah 18 tahun yang menambahkan dimensi personal yang mendalam dalam cerita hidupnya.
Soedirman kemudian diangkat menjadi anak oleh Cokrosunaryo dan diberi gelar "raden," membuktikan bahwa kualitas kepemimpinan dan keberanian tidak selalu ditentukan oleh garis keturunan tetapi juga oleh pengasuhan dan pendidikan.