Erupsi Gunung Ile Lewotolok, Lontarkan Material Pijar Sejauh 500 Meter dari Kawah
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat gempa letusan berjumlah 77 kali dengan amplitudo 13,6–40 mm dan durasi 30–59 detik. Sementara itu, terjadi pula 38 kali hembusan dengan amplitudo 3,9–15,6 mm dan durasi 27–56 detik.
Hingga saat ini, status Gunung Ile Lewotolok masih berada di Level III Siaga. Masyarakat diminta tidak memasuki radius 3 km dari pusat aktivitas kawah.
PGA Ile Lewotolok menegaskan wilayah di sektor selatan, tenggara, barat dan timur laut berpotensi terdampak guguran lava maupun awan panas. Potensi bahaya longsoran juga perlu diwaspadai masyarakat yang bermukim di lereng.
"Masyarakat tidak perlu panik jika mendengar suara gemuruh atau dentuman karena itu merupakan ciri aktivitas gunungapi yang sedang erupsi," kata Yeremias.
Dia menambahkan, suara dentuman keras bahkan dapat menyebabkan getaran yang terasa hingga ke bangunan, terutama pada jendela kaca dan pintu rumah warga.