Enam Kunci Percepatan Link and Match Pendidikan Vokasi dengan DUDI
Keempat, memberikan legalitas kepada peserta yang telah selesai magang berupa sertifikat kompetensi yang disahkan oleh perguruan tinggi dan industri.
Kelima, dunia usaha dan dunia industri bisa berkontribusi kepada mahasiswa vokasi dengan pemberian beasiswa, ikatan dinas maupun sumbangan alat praktik dan keenam melibatkan mahasiswa dalam membuat produk inovasi dosen maupun perguruan tinggi dilanjutkan buat paten dan produksi secara massal agar lebih berdaya guna bagi masyarakat luas.
Salah satu bentuk link and match antara pendidikan tinggi vokasi dengan DUDI, yakni terciptanya solusi pada masalah DUDI yang berdasar pada pengembangan riset keilmuan terapan. Guna menciptakan ekosistem riset terapan yang kondusif inilah, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) meluncurkan skema pembiayaan Program Riset Terapan Keilmuan Dalam Negeri – Dosen Pendidikan Tinggi Vokasi.
Program tersebut merupakan salah satu dari sembilan Program Beasiswa Pendidikan Vokasi Tahun 2021 yang disepakati oleh Kemendikbudristek melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (Mitras DUDI), Ahmad Saufi menjelaskan, program riset keilmuan terapan ini kental akan relevansi pendidikan tinggi vokasi terhadap kebutuhan DUDI, khususnya sektor UMKM serta masyarakat.