Eks Direktur Dana Syariah Indonesia Diperiksa Bareskrim terkait Fraud Rp2,4 Triliun Hari Ini
JAKARTA, iNews.id - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri menjadwalkan pemeriksaan terhadap MY, mantan Direktur PT Dana Syariah Indonesia pada Jumat (13/2/2026) hari ini. MY diperiksa terkait kasus dugaan penipuan atau fraud senilai Rp2,4 triliun.
MY awalnya diagendakan diperiksa pada Senin 9 Februari 2026. Namun, yang bersangkutan tidak hadir dengan alasan sakit. Dalam perkara ini, MY sudah ditetapkan sebagai tersangka.
"Masih on schedule untuk pemeriksaan terhadap tersangka MY, Jumat," kata Dir Tipideksus Bareskrim Polri Brigjen Ade Safri Simanjuntak kepada awak media.
Sebelumnya, Bareskrim Polri telah menetapkan total tiga orang sebagai tersangka. Ade Safri menyebut aksi penipuan itu dilakukan PT DSI dengan membuat proyek fiktif.
Dirut Dana Syariah Indonesia Minta Kasus Dugaan Penipuan Rp2,4 Triliun Diselesaikan Lewat RJ
Ketiga tersangka dalam perkara ini adalah TA selaku Direktur Utama dan pemegang saham PT DSI, MY selalu mantan Direktur dan pemegang saham PT DSI serta Direktur Utama PT Mediffa Barokah Internasional dan PT Duo Properti Lestari, kemudian ARL selaku Komisaris dan pemegang saham PT DSI.