Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Beathor: Selama 1985-2005 Jokowi Tak Pernah Datang ke UGM Ketemu Kawan-kawannya
Advertisement . Scroll to see content

Eks Anggota BIN Ungkap Pemalsuan Dokumen Marak di Pasar Pramuka

Selasa, 01 Juli 2025 - 22:00:00 WIB
Eks Anggota BIN Ungkap Pemalsuan Dokumen Marak di Pasar Pramuka
Eks Anggota BIN, Kolonel (Purn) Sri Radjasa Chandra dalam acara Rakyat Bersuara bertajuk ' Ijazah & Tudingan Mengkriminalkan Jokowi, Ekslusif Kesaksian Eks Tim Jokowi-Solo' di iNews, Selasa (1/7/2025). (Foto: Tangkapan Layar)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Eks Anggota Badan Intelijen Negara (BIN), Kolonel (Purn) Sri Radjasa Chandra mengungkapkan marak praktik pemalsuan dokumen dilakukan di Pasar Pramuka beberapa tahun lalu. Hal ini disampaikan menanggapi isu ijazah Preisden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dicetak di lokasi tersebut oleh Ketum Jaringan Aktivis Prodem, Beathor Suryadi.

Sri Radjasa mengaku awalnya tidak begitu tertarik dengan ramainya isu dugaan ijazah Jokowi palsu yang berkembang beberapa waktu ke belakang. 

Namun, saat Beathor Suryadi muncul ke publik dan menghembuskan isu soal keaslian ijazah Jokowi yang digunakan saat mencalonkan diri sebagai gubernur DKI Jakarta pada 2012 merupakan hasil pencetakan ulang di Pasar Pramuka, dia teringat masa-masa saat masih aktif di BIN.

"Ketika Pak Beathor menyebut ini (cetak ulang ijazah) diselesaikan di Pasar Pramuka, kemudian saya jadi teringat masa lalu," kata Sri Radjasa dalam acara Rakyat Bersuara bertajuk ' Ijazah & Tudingan Mengkriminalkan Jokowi, Ekslusif Kesaksian Eks Tim Jokowi-Solo' di iNews, Selasa (1/7/2025).

"Dulu saat saya menjadi mata-mata, saya juga menikmati produk-produk Pasar Pramuka. Contoh, ketika saya akan masuk ke tempat tertentu, saya harus gunakan id card, saya bikin disitu," tuturnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut