Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Boni Hargens Puji RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza: Kembalikan Hakikat Politik Bebas Aktif
Advertisement . Scroll to see content

Ekonom Noorsy Ungkap Demokrasi Liberal di Era Jokowi Perburuk Ketimpangan dan Kriminalisasi

Kamis, 11 September 2025 - 00:30:00 WIB
Ekonom Noorsy Ungkap Demokrasi Liberal di Era Jokowi Perburuk Ketimpangan dan Kriminalisasi
Ekonom Ichsanuddin Noorsy menilai demokrasi liberal semakin buruk di era kepemimpinan Jokowi sehingga membuat ketimpangan dan kriminalisasi. (Foto: screenshot)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Ekonom Ichsanuddin Noorsy menilai penerapan demokrasi liberal di Indonesia bukan hanya memicu instabilitas, tetapi juga memperparah ketimpangan sosial dan praktik kriminalisasi politik. Bahkan, hal itu semakin parah di masa pemerintahan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). 

Hal itu ia sampaikan dalam dialog spesial Rakyat Bersuara bertajuk “Demo & Tudingan Makar, Siapa Bergerak?” yang ditayangkan iNews TV, Rabu (10/9/2025).

Menurut Noorsy, persoalan demokrasi liberal sudah mengakar sejak reformasi. Namun, di era Jokowi dampaknya semakin terasa. 

“Dengan sistem politik hasil amandemen UUD 1945, presiden punya ruang besar untuk melakukan politisasi, kriminalisasi, bahkan komersialisasi kekuasaan. Era Jokowi justru memperdalam masalah ini,” ujar Noorsy.

Ia mencontohkan maraknya praktik kriminalisasi politik serta pelemahan institusi hukum yang membuat kepolisian cenderung berfungsi sebagai alat kekuasaan. Kondisi itu, kata dia, turut memicu ketegangan tidak sehat antara TNI dan Polri.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut