Duh! Istri Danjen Kopassus Dilarang Duduk di Kursi Depan Mobil Dinas, Kenapa?
Pengawasan di daerah pegunungan Sulsel telah dilakukan lama. Kehadiran RPKAD di sisi gunung diharapkan dapat menutup akses pergerakan Kahar dan kelompoknya.
“RPKAD mendapat penugasan di bawah Batalyon Infanteri 330/Para Kujang I pimpinan Mayor Yogie S Memet untuk membantu Kodam Hasanuddin. Pengepungan Kahar dipimpin Kolonel GP Solichin, seorang perwira senior dari Siliwangi yang ditugasi sebagai kepala staf Operasi Kilat,” kata Iwan Santosa dan EA Natanegara dalam buku ‘Kopassus untuk Indonesia: Profesionalisme Prajurit Kopassus.’
Operasi itu sukses. Dalam sebuah serbuan di pinggir sungai di hutan Sulawesi Tenggara tepat pada Idul Fitri 1965, Kahar ditembak mati.
Dari Pangdam Siliwangi pada kurun 1978-1983, Yogie dipromosikan sebagai Pangkowilhan II (1983-1985). Pensiun dari militer, dia terpilih sebagai gubernur Jawa Barat dan memimpin selama 8 tahun.

Suami dari Emmy Sariamah ini selanjutnya diangkat sebagai menteri dalam negeri oleh Presiden Soeharto pada 17 Maret 1993. Jabatan ini bertahan hingga 17 Maret 1998. Setelah itu, Yogie menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung (DPA) sampai 2003. Tentara alim ini meninggal dunia karena sakit di Rumah Sakit Advent Bandung pada 7 Juni 2007.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq