Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Pentolan KKB Pegunungan Bintang Papua Ditangkap, Salah Satu DPO Pembunuhan Tukang Ojek
Advertisement . Scroll to see content

DPD Soroti Eskalasi Kekerasan di Papua, Usul Grand Design Penanganan Konflik

Selasa, 21 April 2026 - 19:12:00 WIB
DPD Soroti Eskalasi Kekerasan di Papua, Usul Grand Design Penanganan Konflik
Wakil Ketua DPD Yorrys Raweyai. (Foto: Felldy Aslya Utama)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua DPD Yorrys Raweyai menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya eskalasi kekerasan di Papua sejak 2025 hingga April 2026. Dalam kurun waktu tersebut, puluhan insiden kekerasan menelan ratusan korban jiwa dari berbagai elemen baik masyarakat sipil, aparat TNI-Polri, maupun kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). 

“Semua korban adalah anak bangsa. Setiap nyawa yang hilang merupakan luka bagi Indonesia,” kata Yorrys dalam konferensi pers di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Dia menyoroti insiden terbaru di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, yang meneewaskan 9 orang meninggal dunia, termasuk seorang balita, serta melukai 7 lainnya pada 14 April 2026 lalu. Peristiwa tersebut juga memaksa ratusan warga mengungsi dan kehilangan akses terhadap kebutuhan dasar.

Menurut Yorrys, kondisi ini merupakan akumulasi dari persoalan struktural yang belum terselesaikan secara menyeluruh. Dia menyebut wilayah Papua Pegunungan dan Papua Tengah sebagai daerah yang paling terdampak, dengan ribuan warga kehilangan tempat tinggal, mata pencaharian, serta akses pendidikan dan layanan kesehatan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut