Dirut PLN Minta Maaf usai Listrik Padam Massal di Sumatra
Selain faktor cuaca, Darmawan mengatakan padam listrik serempak yang terjadi di wilayah Sumatra ini juga tidak lepas dari dampak bencana banjir bandang beberapa waktu lalu yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Sebabm bencana tersebut membuat beberapa transmisi tower roboh dan terputus sambungan listriknya.
Dia menerangkan, sistem kelistrikan sendiri terbagi dalam beberapa jenis pembangkit, yang mana masing-masing pemulihannya membutuhkan waktu berbeda ketika terjadi gangguan. Pembangkit listrik tenaga air punya dalam pulih yang lebih cepat, sama seperti sistem gas.
Namun untuk pembangkit listrik tenaga uap dengan bahan bakar batubara, memang memerlukan waktu yang lebih panjang untuk bisa segera pulih. Sebab, batu bara harus memanaskan air terlebih dahulu hingga mencapai titik didih tertentu sebelum mendapatkan uap untuk menjalankan turbin.
"Pembangkit-pembangkit yang bisa kami nyalakan dengan cepat, terutama pembangkit hidro dan pembangkit gas, dari tadi malam langsung satu persatu secara sistematis kita nyalakan," ujar Darmawan.
"Sehingga kita melihat sebagian sistem di Sumatra bagian selatan, Sumatera bagian tengah, Sumatra bagian utara, baik Sumatra Utara maupun Aceh, mulai dari tadinya padam total, mulai muncul titik-titik di mana listrik sudah mulai menyala," tuturnya.
Editor: Aditya Pratama