Dirjenpas Lakukan Razia di Lapas Nabire Buntut Penyerangan ke Petugas
“Kami juga telah berkoordinasi untuk menempatkan anggota Polri dan TNI guna memperkuat keamanan. Kami berharap pola sinergitas ini akan menjadi pola kerja sama yang memperkuat pengamanan Lapas Nabire. Secara khusus saya sudah mengintruksikan kepada Kakanwil Ditjenpas untuk memperkuat lapas dan rutan rawan risiko dengan dukungan pengamanan bantuan dari Polri dan TNI,” jelas Mashudi.
Mashudi juga menegaskan bahwa kegiatan razia rutin dan insidentil telah dilaksanakan secara berkala oleh lapas dan rutan di seluruh Indonesia, bekerja sama dengan Polri dan TNI.
Selanjutnya, Dirjenpas Mashudi melakukan koordinasi dengan Pangdam Jayapura dan Kapolda Jayapura.
“Ini juga merupakan langkah kami untuk melakukan mitigasi risiko terhadap gangguan keamanan dan ketertiban di wilayah lain, khususnya dalam hal ini Jayapura. Agar kejadian yang sama tidak terjadi lagi,” pungkas Mashudi.
Sebelumnya, pada Senin, 2 Juni 2025 sekitar pukul 11.00 WIT, sebanyak 19 narapidana dari Lapas Kelas IIB Nabire melarikan diri setelah menyerang petugas dengan parang panjang yang diduga disembunyikan di dalam lapas.