Dipimpin Pangkogabwilhan III, 10 Eks OPM Ikrar Setia ke NKRI
"Dari tanah bersejarah Manokwari, tempat awal masuknya peradaban di Tanah Papua, kita teguhkan komitmen untuk menjaga kedamaian, merawat persatuan, dan mewariskan harapan bagi generasi Papua di masa depan," ujar Lucky dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/6/2026).
Dia menambahkan stabilitas keamanan menjadi faktor penting dalam mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Papua. Karena itu, pemerintah bersama aparat keamanan akan terus berupaya menciptakan kondisi yang aman dan kondusif bagi masyarakat.
Menurut Lucky, langkah yang diambil para mantan anggota kelompok tersebut merupakan awal untuk membangun masa depan yang lebih baik.
"Ini bukan sekadar sebuah ucapan, melainkan langkah berani untuk membuka lembaran baru demi masa depan Papua yang lebih damai, maju, dan sejahtera," ujar Lucky.
Dia menilai semangat persatuan harus terus dijaga demi menciptakan kondisi yang lebih baik di Papua. Menurutnya, upaya tersebut memerlukan dukungan bersama dari seluruh elemen masyarakat agar situasi yang aman dan kondusif dapat terus terjaga.
"Hari ini kita membuktikan bahwa persaudaraan, cinta tanah air, dan harapan akan masa depan yang lebih baik selalu lebih kuat daripada perpecahan dan permusuhan," ujar Lucky.
Kegiatan ikrar setia tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong rekonsiliasi dan memperkuat integrasi sosial di Papua, sekaligus membuka ruang bagi anggota kelompok bersenjata yang ingin kembali ke masyarakat dan terlibat dalam pembangunan daerah.
Editor: Rizky Agustian