Dibantu Perusahaan Belanda, Lion Air Siapkan Rp38 M Cari Korban JT 610
JAKARTA, iNews.id - Maskapai penerbangan Lion Air memastikan melanjutkan pencarian terhadap para korban jatuhnya pesawat Boeing 737 Max 8 JT 610 bernomor registrasi PK-LQP yang jatuh di Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018).
Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, pihaknya sudah mengalokasikan dana hingga mencapai Rp38 miliar. Dia mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan perusahaan swasta asal Belanda dengan kapal lautnya MPV Everest untuk menunaikan misi tersebut.
"Apabila ditemukan kembali jenazah kru dan penumpang maka akan diambil lalu diserahkan kepada Badan SAR Nasional (Basarnas). Proses pencarian juga dilakukan terhadap kotak hitam yaitu alat perekam suara di ruang kemudi pilot (cockpit voice recorder/CVR)," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (17/12/2018).
Kapal MPV Everest yang saat ini berada di Johor Bahru, Malaysia, dijadwalkan tiba di perairan Karawang pada Rabu (19/12/2018) guna membantu mencari 64 korban Lion Air TJ 610 yang belum ditemukan. Itu artinya, kedatangan kapal tersebut lebih lambat dua hari dari yang direncanakan.
KNKT: Sensor Penerbangan Lion Air JT 610 Alami Gangguan
Keterlambatan itu karena cuaca buruk di Johor Bahru yang mengganggu proses mobilisasi peralatan dan kru selama tiga hari terakhir.