Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pramono Bertemu 2 Menteri Singapura, Bahas Investasi hingga Pengembangan Transportasi Publik
Advertisement . Scroll to see content

Di Konferensi Tokyo, SBY Soroti Krisis Multilateralisme hingga Serukan Dunia Kembali ke Jalur Kerja Sama 

Selasa, 04 Maret 2025 - 19:25:00 WIB
Di Konferensi Tokyo, SBY Soroti Krisis Multilateralisme hingga Serukan Dunia Kembali ke Jalur Kerja Sama 
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam acara Tokyo Conference 2025. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Sebagai solusi, SBY menawarkan beberapa hal konkret untuk mengatasi krisis multilateralisme. SBY menyatakan bahwa dunia harus memperkuat PBB sebagai perwujudan multilateralisme global. Kemudian, mengatasi kelumpuhan Dewan Keamanan dengan melepaskannya dari cengkeraman veto dari lima negara.

Lalu, memberdayakan Majelis Umum, meningkatkan operasi penjaga perdamaian, serta menciptakan sistem pendanaan yang stabil.

"Sehingga tidak ada lagi negara adidaya yang bisa mengintimidasi PBB dengan mengancam membekukan pendanaannya," ucapnya.

SBY menekankan bahwa reformasi PBB hanya dapat dilakukan jika ada kekompakan dari sebagian besar anggotanya, sesuai namanya sebagai persatuan bangsa-bangsa. 

"Bukan sekelompok bangsa yang terbelah antara yang kuat dan yang lemah, yang kaya dan miskin. Tanpa persatuan, negara-negara tidak dapat saling bekerja bersama. Jika mereka tidak dapat saling bekerja bersama, maka multilateralisme menjadi tidak berarti," kata SBY.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut