Di Hadapan Ganjar, Anang hingga Atta Halilintar Sharing Motivasi untuk Gen Z
Giliran Young Lex, yang bercerita bagaimana dirinya sebenarnya lulus ujian masuk Institut Teknologi Bandung (ITB), namun tak diambil karena orang tuanya tak mampu membiayai. Young Lex mengingat, bahwa dalam posisi demikian, anak muda jangan menyalahkan, tapi cari cara untuk bisa terus berkembang.
"Buat temen-temen semua, kadang tuh di umur 17-18 segitu, waktu punya mimpi dan tak tercapai, banyak kita salahin mimpi kita, salahin orang tua yang tak punya dan tak mampu membiayai kita. Padahal kita tak bisa memilih lahir di mana dan siapa ortu kita. Ingat, ketika kita banyak nyalahin, kita tak akan pernah jadi apa-apa," ujar Young Lex.
Pengalaman Young Lex, kemudian mengubah mimpi agar bisa melakukan rekaman musik. Dan untuk itu, ia harus mengumpulkan biaya.
"Akhirnya gua mau recording. Dan gua cari duit untuk itu. Kerja apa saja. Jaga warnet, office boy. Apa saja deh," ungkapnya
"Buat kawan muda, tapi harus tahu dulu mau jadi apa," sambung Young Lex.
Selanjutnya, Atta Halilintar yang turut hadir menceritakan kisahnya yang hanya lulusan SMP, hingga bisa menjadi seperti saat ini. Ia tahu tanpa ijazah, sulit melamar pekerjaan. Maka opsi satu-satunya adalah menjadi pengusaha.