Deretan Tokoh yang Menentang Sistem Tanam Paksa dari Belanda, dari Politikus hingga Golongan Pengusaha
Isaäc Dignus Fransen van de Putte, lahir pada tanggal 22 Maret 1822, adalah seorang politikus liberal terkemuka di Belanda pada paruh kedua abad ke-19. Ia memulai karirnya di bidang angkatan laut dan dikenal sebagai penentang tanam paksa yang dilakukan oleh pemerintah Belanda.
Bersama dengan tokoh lainnya, seperti Douwes Dekker, ia berjuang melawan penindasan dan penjajahan. Frans Van De Pute juga pernah bekerja sebagai pegawai di sebuah pabrik gula besar di Jawa. Gerakan penentangan yang dilakukannya melalui bukunya yang berjudul "Sulker Contacten" atau "Kontrak Gula" dalam bahasa Indonesia.
Van Deventer, seorang ahli hukum dari Belanda dan tokoh dalam gerakan Politik Etis, dilahirkan pada 29 September 1857. Ia menentang kolonialisme pada abad ke-19 melalui gerakan humanis.
Melalui gerakan penentangannya, Van Deventer menuntut perubahan dalam hubungan yang bersifat satu pihak menjadi hubungan yang saling menguntungkan, setelah melihat perilaku bangsa Belanda dalam menjalankan kebijakan kolonial di Hindia Belanda.
Para pengusaha mendukung kebebasan berusaha karena mereka berpendapat bahwa sistem tanam paksa tidak sesuai dengan prinsip ekonomi liberal. Seiring dengan reaksi dari orang-orang Belanda yang mendukung paham liberal, sistem tanam paksa akhirnya dihapuskan mulai tahun 1865.
Demikianlah, ulasan tentang deretan tokoh yang menentang sistem tanam paksa dari Belanda.
Editor: Komaruddin Bagja