Deretan Prestasi Ganjar Pranowo ketika Memimpin Jawa Tengah
3. Sektor Pertanian
Ganjar Pranowo berupaya menciptakan tata kelola pertanian yang terbaik, sehingga menguntungkan bagi petani sebagai produsen dan masyarakat umum selaku konsumen. Untuk menciptakan tata kelola tersebut, Ganjar membuat program Kartu Tani sejak tahun 2015.
Kartu Tani menjadi alat kontrol untuk pemberian subsidi pupuk kepada petani-petani yang lebih membutuhkan. Kartu Tani menjadi sarana untuk mengumpulkan data petani dan tanaman yang ditanamnya. Data tersebut lalu diolah untuk meningkatkan produktivitas para petani, memenuhi kebutuhan petani, hingga memproyeksikan kebutuhan pangan untuk masyarakat. Pemprov Jawa Tengah berkoordinasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
Ganjar Pranowo mengupayakan untuk terus mengurangi jumlah perantara atau middleman yang kerap membuat harga komoditas pertanian menjadi tinggi di pasaran. “Sejauh ini Kartu Tani bisa mengurangi middleman,” katanya.
Ganjar pun berkomitmen untuk menciptakan tata kelola pertanian yang baik agar dapat mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan.
Program Kartu Tani punya andil untuk menjadikan Jawa Tengah sebagai provinsi dengan produksi padi terbesar di Indonesia pada 2019. Produksi padi di Jawa Tengah pada 2019 mencapai 9,65 juta ton gabah kering giling (GKG). Jumlah tersebut setara dengan produksi 5,54 juta ton beras.