Deretan Ilmuwan Penemu Teori Fenomena Alam, Ada Siapa Saja?
Von Humboldt mempunyai peran besar dalam ilmu klimatologi dengan mengembangkan ilmu meteorologi dan membuat peta cuaca. Sebagai seorang naturalis, Humboldt menyadari adanya hubungan antara alam dan makhluk di sekitarnya.
Maka dari itu, dia juga menjadi orang pertama yang menyadari dan menjelaskan manusia tentang perubahan iklim, serta pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem. Selain itu, Humboldt juga menggambarkan dan menjelaskan mengenai hubungan dari letusan gunung berapi dan pembentukan kerak bumi.
Abu Abdullah Muhammad ibn Jabir ibn Sinan al-Raqqi al-Harrani al-Sabi al-Battani atau Al-Battani merupakan astronom dan ilmuwan Muslim di abad pertengahan. Salah satu teori ciptaannya adalah yang menyebutkan satu tahun terdapat 365 hari, 5 jam, 46 menit dan 24 detik (sumber lain menyebut 365,24 hari).
Terinspirasi dari karya Ptolemus, The Almagest, Al-Battani mengembangkan dan memperbaiki teori-teori dalam buku tersebut menjadi lebih tepat dan akurat. Tidak hanya itu, Al-Battani juga telah memecahkan misteri lain di bidang astronomi.
Al-Battani diketahui telah mengamati berbagai benda-benda langit melalui teropong buatannya yang dikenal sebagai teropong Al-Battani. Sebagai seorang matematikawan, Al-Battani membuat perhitungan mengenai gerhana matahari dengan akurat.
Dia juga mampu menghitung jarak antara matahari ke bumi dan memperkirakan kapan munculnya bulan baru. Penemuan-penemuannya itu memiliki andil besar dalam pembuatan kalender modern dan penentuan perubahan musim.
Baca pembahasan mengenai fenomena alam lainnya di Sindonews.com melalui link berikut https://www.sindonews.com/topic/1665/fenomena-alam
Editor: Puti Aini Yasmin