Demi Bongkar Ijazah Jokowi, Pengacara Roy Suryo Cs Rela Habiskan Uang Pribadi Ratusan Juta
JAKARTA, iNews.id - Pengacara Roy Suryo cs, Azam Khan, mengaku rela menghabiskan uang pribadi untuk membongkar dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Tak tanggung-tanggung, Azam telah menghabiskan uang ratusan juta rupiah.
"Ini masalah keadilan, karena masalah keahlian dari tiga orang ini memiliki keahlian masing-masing, ya berkembang silakan, gak apa-apa. Bukan karena uang dan tidak ada uang, jadi tolong itu penting disampaikan," ujar Azam dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Uang Rp50 Miliar di Kasus Ijazah?' yang disiarkan di iNews, Selasa (7/4/2026).
Selain uang, kata dia, kantornya digunakan untuk pertemuan kubu Roy Suryo cs. Bahkan, dia juga membiayai makan kubu Roy Suryo cs.
"Kita sendiri mengeluarkan pribadi, kantor saya juga digunakan. Jadi bukan cuma kantor Eggi Sudjana, kantor saya ini digunakan juga, prokes di saya, makan di tempat saya juga. Penting ini," ujar dia.
Roy Suryo Dukung Rismon Dilaporkan soal Tudingan ke JK: Kalau Itu AI, Siapa Pembuatnya?
Azam mengaku tidak mengetahui secara pasti berapa uang yang sudah dikeluarkan untuk membongkar isu tersebut. Namun, dia menyebut uang yang habis tidak mencapai miliaran rupiah.
"Kalau dihitung banyak sekali (uang) pribadi, enggak (miliar), ya oke lah ratusan (juta), (uang) pribadi," tutur dia.
Abdul Haji Talaohu: Rismon Harusnya Klarifikasi Tudingan ke JK, Jangan Tunggu Dilaporkan!
Razman Bongkar Pernyataan Rismon soal Video Rp50 Miliar yang Dilaporkan JK: Itu AI!
Azam bahkan bersumpah tidak ada yang mendanai Roy Suryo cs.
"Demi Allah, ada dua malaikat saya. Demi Allah ada dua malaikat yang mencatat. Seandainya saya bohong saya mendapatkan ini (uang), kafir saya keluar dari Islam," tutur dia.
Laporkan Rismon soal Tuduhan Dalangi Kasus Ijazah Jokowi, Kubu JK Bawa 3 Video Bukti
Dia pun menegaskan pihak-pihak yang menuding ada pendana di balik isu Jokowi kurang ajar.
"Jadi kalau misalnya ditunjuk ada dana, yang ngomong begitu itu mulutnya kurang ajar," kata Azam.
Editor: Rizky Agustian