Dedi Mulyadi Turun Tangan! Janji Tuntaskan Aksi Intoleransi di Sukabumi
“Kami sedang mengadakan retreat liburan sekolah untuk anak-anak. Tempatnya vila pribadi, bukan gereja. Tapi tiba-tiba warga datang dan melempar batu. Anak-anak panik, trauma, kami dipaksa keluar, mobil kami juga dipukul dan dilempari,” ujar korban perempuan dalam video yang viral di media sosial.
Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi dan Kesbangpol Sukabumi menyatakan bangunan tersebut bukanlah gereja, melainkan vila pribadi. Mereka juga menyebut telah terjadi penyelesaian kekeluargaan, warga bersedia mengganti kerusakan yang ditimbulkan.
“Saya pertegas, itu bukan gereja atau tempat ibadah. Itu rumah tempat tinggal. Isu ini harus diluruskan,” ujar Kepala Kesbangpol, Tri Romadhono Suwardianto.
Editor: Donald Karouw