Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemerintah Gelontorkan Rp60 Triliun untuk MBG di Triwulan I 2026, Optimistis Dongkrak Ekonomi
Advertisement . Scroll to see content

Dapur SPPG di Ponorogo di Bawah Bekas Rumah Walet, BGN Perintahkan Relokasi

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:08:00 WIB
Dapur SPPG di Ponorogo di Bawah Bekas Rumah Walet, BGN Perintahkan Relokasi
Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang (dok. BGN)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banyudono, Ponorogo, diwajibkan direlokasi karena dinilai tidak memenuhi standar teknis. Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan relokasi harus dilakukan dalam waktu tiga bulan.

BGN memberikan tenggat kepada pemilik dapur untuk memindahkan lokasi sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang berlaku. Selama proses relokasi berlangsung, pengelola dan mitra diminta memastikan tidak ada risiko yang membahayakan keamanan dan higienitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Relokasi menjadi keharusan karena dapur tersebut berada di lantai bawah bangunan bekas rumah burung walet dan berdekatan dengan rumah burung walet yang masih aktif. Kondisi ini dinilai tidak memenuhi standar teknis yang ditetapkan.

“Meski bagian atas bangunan telah ditutup, di sisi kanan dan kiri dapur masih terdapat rumah burung walet aktif, sehingga tetap menimbulkan potensi risiko sanitasi,” ujar Ketua Harian Tim Koordinasi 17 Kementerian dan Lembaga untuk Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis itu, dikutip Kamis (12/2/2026).

Selain persoalan lokasi, BGN juga menemukan sejumlah kesalahan mendasar pada desain dapur. Tata letak dapur dinilai tidak mengikuti SOP dan Petunjuk Teknis Pembangunan SPPG yang dikeluarkan BGN.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut