Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pusat Finansial Internasional Indonesia Segera Dibangun, Rosan: Respons Investor Sangat Positif
Advertisement . Scroll to see content

Danantara Pakai Gedung Danareksa untuk Operasional Awal Pusat Finansial Internasional

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:10:00 WIB
Danantara Pakai Gedung Danareksa untuk Operasional Awal Pusat Finansial Internasional
CEO Danantara, Rosan Roeslani. (Foto: Rohman Wibowo)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Daya Anagata Nusantara (Danantara) memastikan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) akan mulai beroperasi di Jakarta sebelum dikembangkan secara penuh di Bali. Langkah tersebut diambil karena pembangunan kawasan finansial bertaraf internasional di Bali diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga tahun.

CEO Danantara, Rosan Roeslani mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan pembentukan PFII segera ditindaklanjuti. Meski lokasi utama berada di Bali, pemerintah menilai diperlukan masa transisi agar operasional dapat segera berjalan.

"Bapak Presiden minta instruksi segera ditindaklanjuti dan memang rencananya akan dibuat di Bali. Tapi kan perlu ada persiapan selama 2 atau 3 tahun sampai itu menjadi satu financial center yang bertaraf internasional," kata Rosan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Rosan mengungkapkan, minat investor global terhadap rencana pembentukan pusat keuangan internasional di Indonesia sangat tinggi. Saat berkunjung ke Bali beberapa hari lalu, dia bertemu dengan 11 investor internasional, termasuk pengelola family office, yang memberikan respons positif terhadap proyek tersebut.

Untuk mengisi masa persiapan di Bali, Danantara akan mengoperasikan PFII terlebih dahulu di Jakarta. Menurut Rosan, langkah ini penting agar aktivitas investasi dan pengembangan kawasan dapat dimulai tanpa harus menunggu pembangunan fisik di Bali selesai.

"Nah, dalam 2-3 tahun ke depan mungkin akan dibuat dulu di Jakarta selama masa transisi ini sebelum nanti akan lebih dikembangkan di Jakarta dan Bali. Persiapan ini termasuk penunjukan nanti oleh Bapak Presiden untuk istilahnya gubernurnya, pengelola kawasan, dan yang lainnya," ujarnya.

Selama masa transisi, pemerintah juga akan menyiapkan tata kelola, regulasi kelembagaan, hingga struktur kepemimpinan kawasan PFII.

Rosan menambahkan, Jakarta dipilih sebagai lokasi awal karena telah memiliki infrastruktur yang siap digunakan. Danantara akan memanfaatkan Gedung Danareksa sebagai pusat operasional sementara.

"Kalau Jakarta kita akan menggunakan salah satu gedung kita, kebetulan Gedung Danareksa itu adalah gedung baru juga, dan itu rencananya akan kita pergunakan pada saat kita men-setup financial center di Jakarta dulu," katanya.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut