Danantara Blak-blakan soal Strategi Investasi 5 Tahun ke Depan, Apa Saja?
Ali menjelaskan, proyek-proyek strategis prioritas memerlukan waktu pematangan yang tidak sebentar mulai dari assessment, due dilligence, feasibility study, hingga koordinasi dengan pemda dan kementerian.
Sehingga untuk menyiasati proses panjang tersebut, Danantara akan berinvestasi ke sektor-sektor yang dinilai cukup menguntungkan dana kelolaan dalam jangka waktu yang lebih singkat.
"Proyek strategis ini kita tahu makan waktu lama. Nggak mungkin kalau kita nungguin semua yang proyek strategis doang, dan dananya jadi istilahnya males gitu kan. Nungguin gitu lama," tutur dia.
Sementara dua pilar pertama membutuhkan proses, pilar ketiga yaitu investasi di pasar modal berperan sebagai penopang likuiditas. Hal ini, kata Ali, juga untuk mencegah dana menganggur selama menunggu proyek-proyek fisik matang.
"Kita juga ingin memastikan dana ini juga enggak nganggur. Karena kita juga punya moral obligation. Dana ini jangan diendapin di bawah meja aja, di bawah bantal, gak menghasilkan," ujar dia.