Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 4 Prajurit TNI Penyerang Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun Penjara, Koalisi Sipil: Tak Adil bagi Korban
Advertisement . Scroll to see content

Daftar Museum Peralatan Perang dan Senjata TNI, Ada Pesawat Tempur dari Perang Dunia II

Rabu, 23 Februari 2022 - 16:29:00 WIB
Daftar Museum Peralatan Perang dan Senjata TNI, Ada Pesawat Tempur dari Perang Dunia II
Daftar museum peralatan perang dan senjata TNI, di antaranya Dirgantara Mandala di Yogyakarta (Foto: tni-au.mil.id)
Advertisement . Scroll to see content

Benda-benda koleksi yang berada di Museum Brawijaya antara lain tank buatan Jepang hasil rampasan arek-arek Suroboyo pada Oktober 1945. Ada pula senjata Penangkis Serangan Udara (PSU) yang direbut pemuda BKR dari tentara Jepang pada September 1945. Meriam 3,7 Inci yang dirampas dari Belanda pada serangan 10 Desember 1945, tank Amfibi AM Track yang digunakan Belanda saat menduduki Kota Malang pada perang Kemerdekaan I, dan patung Jenderal Sudirman.

4. Museum Pusat TNI AD Dharma Wiratama

Berbagai koleksi peninggalan bersejarah pada masa perjuangan kemerdekaan bisa dijumpai di Museum TNI AD Dharma WIratama. Museum ini memanfaatkan bangunan yang dahulu tempat tinggal tentara pada masa pemerintahan Hindia Belanda. 

Di sini terdapat 20 ruang pameran yang tertata secara kronologis. Koleksi tersebut merupakan benda bersejarah yang digunakan pejuang untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Museum ini menyimpan berbagai jenis senjata dari Tank Stuart MK I dan II buatan AS. Terdapat pula pistol, golok, pedang samurai, senapan, dan beragam senjata lainnya. 

Dapur umum yang memiliki alat perhubungan serta pesawat induk dan pesawat penerima R.107 juga bisa dijumpai di museum yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 75, Yogyakarta, ini.

5. Museum TNI AL Loka Jala Crana 

TNI AL juga memiliki museum yakni bernama Loka Jala Crana yang berada di Surabaya, Jawa Timur. Museum ini didirikan oleh Ibu R Mulyadi, istri Panglima Angkatan Laut Laksamana R Moeljadi pada 19 September 1969. Saat itu diberi nama Museum Akabri Laut. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut