Daerah di Zona Oranye Bertambah, Satgas Covid-19 Ingatkan Pemda Tak Lengah
JAKARTA, iNews.id - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengingatkan kepada pemerintah daerah agar tetap waspada dengan penyebaran virus corona. Jangan sampai perhatian itu lengah sehingga kasus aktif terus bertambah.
Satgas mencatat perkembangan peta zonasi risiko secara mingguan mengalami pergeseran pada zona merah atau risiko tinggi. Di zona ini, terjadi penurunan jumlah daerah dalam sepekan, yakni dari 20 kabupaten/kota pada pekan lalu menjadi 19 kabupaten/kota pada pekan ini.
Sayangnya, jumlah kabupaten/kota yang masuk zona oranye atau risiko sedang mengalami peningkatan. Pada zona ini terjadi peningkatan dari 360 menjadi 371 kabupaten/kota. Jika daerah zona oranye semakin lengah, tidak menutup kemungkinan akan berpindah ke zona merah.
"Terlihat masih banyak daerah yang terlena dan lengah, serta merasa nyaman untuk berada di zona oranye. Ingat! Zona oranye juga masih berbahaya dan berisiko terjadi peningkatan penularan," ujar Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito di Istana Kepresidenan Jakarta, sebagaimana disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, dikutip Senin (9/11/2020).
Satgas Minta Evaluasi Menyeluruh terhadap 54 Daerah Zona Oranye
Selanjutnya terdapat penurunan signifikan pada zona kuning atau risiko rendah. Pekan sebelumnya ada 115 di zona kuning, pekan ini turun menjadi 104 kabupaten/kota. Sayangnya, terdapat peningkatan pada zona hijau yakni tidak ada kasus baru meningkat dari 7 menjadi 8 kabupaten/kota. Sedangkan zona hijau tidak terdampak jumlahnya pekan ini masih tetap seperti pekan lalu.
Wiku menyayangkan, meski dalam lima bulan terakhir penanganan Covid-19 di berbagai daerah mengalami kemajuan, tetapi terlihat mayoritas daerah cukup nyaman berada di zona oranye. Dalam empat minggu terakhir, terjadi peningkatan daerah zona oranye dari 65,73 persen menjadi 72,28 persen.
Dia pun mendorong pemerintah daerah agar bekerja keras untuk segera keluar dari zona oranye menjadi zona kuning. "Selain itu jumlah kabupaten/kota yang berada di zona hijau dan kuning masih sedikit karena berpindah ke zona oranye," kata dia.
Editor: Zen Teguh