Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cara Membuat Prompt Gemini AI untuk Mengerjakan Soal Matematika dengan Mudah, Yuk Coba!
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

P(A) = n(A)/n(s), dengan n(s) ≠ 0
P(A) = peluang kejadian A 
n(A) = banyaknya anggota kejadian A
n(A) = banyaknya anggota ruang sampel

Misalnya A adalah suatu kejadian dari ruang sampel S, maka berlaku: 
0 ≤ n(A) ≤ n(S)
   <> 0/n(S) ≤ n(A)/n(S) ≤ n(S)/n(S); dengan n(S) ≠ 0
   <> 0 ≤ n(A)/n(S) ≤ 1
   <> 0 ≤ P(A) ≤ 1

Berdasarkan hasil di atas:
- Jika P(A) = 0, maka A merupakan kejadian yang tak mungkin terjadi atau kemustahilan
- Jika P(A) = 1, maka A merupakan kejadian yang pasti terjadi atau kepastian.

Kejadian munculnya mata dadu 9 pada pengundian sebuah dadu 1 kali adalah suatu kemustahilan sedangkan munculnya mata dadu yang berjumlah lebih dari 1 dari pengundian 2 dadu 1 kali adalah suatu kepastian.

Contoh Soal Peluang Lain 

4. Melansir buku ‘Bank Soal Matematika SMA 2009’ terbitan PT Niaga Swadaya, dua buah dadu dilambungkan bersama-sama. Peluang muncul mata dadu pertama 3 dan mata dadu kedua 5 adalah..

<> n(K) = mata dadu pertama 3 dan mata dadu kedua 5  -> (3.5)
 n(S) = banyaknya permukaan dadu = 36
<> Peluang muncul mata dadu pertama 3 dan mata dadu kedua 5 adalah 
= n(K)/n(S) = 1/36.

Demikian penjelasan dari contoh soal peluang beserta penjelasannya. Semoga dapat membantu kalian ya dalam mengerjakan soal ya!

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut