Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Profil Soeharto Presiden ke-2 RI, Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional
Advertisement . Scroll to see content

Contoh Penerapan Pancasila pada Masa Orde Baru

Senin, 04 September 2023 - 22:25:00 WIB
Contoh Penerapan Pancasila pada Masa Orde Baru
Contoh Penerapan Pancasila pada Masa Orde Baru (freepik)
Advertisement . Scroll to see content

Saat yang sama, Supersemar juga menandai berakhirnya kepemimpinan Soekarno sebagai Presiden. Soekarno kehilangan jabatannya melalui TAP No. XXXIII/MPRS/1967 dan Soeharto diangkat sebagai Pejabat Presiden. Setahun berikutnya, melalui TAP No. XLIII/MPRS/1968, Soeharto menjadi Presiden secara resmi.

Di bawah kepemimpinan Soeharto, sistem politik di Indonesia mengalami perubahan. Awalnya, negara menganut demokrasi terpimpin, tetapi kemudian berubah menjadi demokrasi liberal. Namun, perubahan ini menuai kritik karena dianggap tidak sejalan dengan Pancasila.

Contoh Penerapan Pancasila pada Masa Orde Baru

Pada era Orde Baru, pemerintah berusaha keras untuk menerapkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 secara tulus dan konsisten, mengingat penerapannya sebelumnya dianggap tidak memadai.

Salah satu program utama dalam menerapkan Pancasila adalah Program P4, yang bertujuan sebagai pedoman dalam memahami dan mengamalkan Pancasila. 

Pemerintah menggunakan berbagai metode, seperti pengajaran P4 di sekolah-sekolah, serta memberikan izin kepada masyarakat untuk membentuk organisasi yang berdasarkan Pancasila.

Selain itu, Presiden Soeharto juga melarang kritik dari masyarakat yang dapat mengganggu stabilitas negara. Selama era Orde Baru, pemerintah juga menjalankan berbagai program lainnya.

1. Kekurangan Penerapan Pancasila pada Masa Orde Baru

Menurut penelitian ilmiah oleh Sandra Dewi dan Andrew Shandy Utama yang berjudul Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa Indonesia Serta Perkembangan Ideologi Pancasila pada Masa Orde Lama, Orde Baru, dan Era Reformasi(2018), penerapan Pancasila pada masa Orde Baru memiliki beberapa kelemahan utama, yaitu:

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut