Contoh Cerpen Kasih Sayang yang Penuh Haru dan Menginspirasi
Faizan menonton acara kartun. Keluarga Pak Somat. Kadang dia tertawa sendiri melihatnya. Di saat iklan, Faiza mengganti channel televisi. Ibunya memperhatikan itu. Faiza sekilas menonton berita.
"Korupsi? Apa itu?", celoteh Faiza sendirian. O iya, Faiza kelas enam.
"Apa, Za?", sahut ibunya.
"Itu bu.. Ada yang memakai baju warna orange.. Korupsi..", kata Faiza.
"Memangnya korupsi itu apa, bu?", tanya Faiza.
Ibunya memutar otak untuk menjelaskan arti korupsi untuk anak seusianya.
"Oh, jadi korupsi itu seperti mencuri ya, bu?", tanya Faiza.
"Ya semacam itu, Za. Tapi uangnya banyak sekali itu.. Uang itu milik negara..", ujar ibu.
"Seharusnya uang itu kan untuk pembangunan atau untuk membantu orang miskin tetapi dikurangi oleh orang yang korupsi.. ", lanjut ibu.
"Misalkan, seharusnya uang untuk diberikan kepada orang miskin itu seratus ribu.. Tetapi yang diberikan ternyata hanya delapan puluh ribu.. Yang dua puluh ribu untuk dirinya sendiri.. Itu contoh kecil korupsi, Za..", kata ibu.
"Misalkan juga untuk membeli semen, seharusnya harga hanya tujuh puluh ribu rupiah. Tetapi dilaporkan berharga seratus ribu rupiah. Uang yang tiga puluh ribu untuk dirinya sendiri, itu juga korupsi Za..", kata ibu lagi.